Saya mencintaimu

Hai, maaf baru sempat, padahal sudah banyak energi yang dikeluarkan untuk mengumpat.
Hallo, Kamu.. Bagaimana 23 tahun ini? Hehe, luar biasa bukan?
Dari belajar merelakan yang pergi, belajar berjalan dengan diri sendiri, belajar menahan mimpi, dan dipaksa belajar berteriak dalam sepi.

Terima kasih, ya, dirimu...
Saya tahu, tidak mudah menjadi dirimu.
Dirimu yang lebih sering lupa untuk berpulang
Dirimu yang berusaha selalu maju meski jalan terhalang
Dirimu yang berusaha selalu menghadirkan tawa setelah hujan datang

Mungkin banyak orang yang menilai dirimu terlalu banyak drama dan airmata, tak apa, mereka hanya menjalankan peran mereka sebagai manusia, dan Kamu hanya menjalankan sebuah cerita yang tak sama.

Tak terasa sudah 23 tahun Aku bersama ragamu
Tak terasa sudah 23 tahun Aku tertawa semu
Tak terasa sudah 23 tahun Aku menjadi manusia yang masih saja tidak tahu bahwa Aku tidak sepenuhnya utuh

Yasudah, Aku yakin masih ada 23 tahun bahkan lebih untuk menjadi manusia yang tidak pandai mengeluh
Menjadi manusia yang lebih cepat sembuh
Pesanku hanya satu, lihatlah dirimu untuk cukup dan tumbuh...

Saya mencintaimu, wahai diriku.

Comments

Popular Posts